Diet dapat dilakukan oleh siapa saja yang ingin memperbaiki bentuk tubuhnya.
Anda tak bisa sembarangan melakukan diet tertentu tanpa mengetahui apa yang menjadi alasan melakukan diet, serta tujuan dari diet tersebut.
Anda juga perlu memahami prinsip penting dalam diet sebelum benar-benar melakukannya. apa saja prinsip penting dalam diet? Berikut penjelasan dari pakar:
Pentingnya Makan dengan Benar
dr Tan mengatakan bahwa makan dengan benar sebenarnya lebih penting daripada diet. “Problem-nya adalah jangan lakukan diet kalau bisa makan yang benar,” kata Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum. selaku Ahli Gizi. Menurut dr. Tan, makan yang benar adalah ketika seseorang tidak menghilangkan salah satu komponen utama dari sumber bahan makanan, yang terdiri dari: karbohidrat protein lemak sayur dan buah Jika salah satu komponen tersebut hilang maka akan menimbulkan masalah dan diet mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
Konsumsi Sumber Pangan Sehat
Prinsip yang kedua yang disampaikan oleh dr. Tan adalah tidak menggantikan sumber bahan pangan yang sehat dengan produk.
Sumber bahan pangan yang sehat adalah bahan pangan yang asli dari alam, seperti telur, ikan, ayam, daging, tahu, dan tempa.
“Kalau misalnya telur, ayam, ikan, yang benar-benar produk bahan pangan alami itu lalu kemudian diganti dengan produk industri, shake misalnya, maka tentu ini akan menjadi masalah besar karena produk pangan digantikan menjadi produk ultra-proses atau PUP,” jelas dr. Tan.
Dia menerangkan, bahwa produk ultra-proses (PUP) merupakan produk-produk industri yang berpotensi menggantikan bahan pangan yang sesungguhnya.
Jadwal Makan
Pentingnya mengatur jadwal makan ketika melakukan diet atau dalam keseharian, berkaitan dengan kadar gula darah.
“Jadwal makan itu harus disesuaikan supaya kadar gula darah orang itu stabil,” ungkap dr. Tan.
Jika kadar gula darah tinggi maka akan meningkatkan nafsu makan seseorang karena tubuh tidak dapat menggunakan gula untuk membentuk energi sehingga menimbulkan rasa lapar.
Salah satu metode diet yang mengatur jam makan adalah intermittent fasting, yaitu pola makan yang menetapkan periode waktu untuk makan dan puasa.
Metode ini dilakukan dengan cara berpuasa selama 16 jam sehari dengan waktu makan 8 jam.
Metode ini mungkin cukup ampuh untuk menurunkan berat badan. Namun, metode ini dapat menyebabkan seseorang merasa lapar.




